"Rakerwil BKPRMI Kaltim: 9 Daerah Sepakat Perjuangkan Kesejahteraan Asatidz dan Matangkan FASI 2026 di IKN"
SAMARINDA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Kalimantan Timur resmi menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Sekretariat DPW BKPRMI Kaltim, Jl. Wahid Hasyim 2, Samarinda, Sabtu (19/9/2026).
Forum yang mempertemukan utusan dari 9 DPD BKPRMI Kabupaten/Kota ini tidak hanya menjadi ajang Silaturahmi, Konsolidasi Organisasi, tetapi juga menyepakati fokus Tiga Agenda Strategis utama: Perjuangkan kesejahteraan Asatidz/Asatidzah, Pemantapan persiapan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), dan arah baru memakmurkan masjid yang lebih berdampak.
Ketua DPW BKPRMI Kaltim, H. Akhmed Reza Fahlevi, S.Sos., dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran penuh perwakilan dari 9 DPD BKPRMI se-Kaltim, meliputi Kota Samarinda, Balikpapan, Bontang, serta Kabupaten Kutai Timur, Berau, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Paser, dan Kutai Barat.
"Kehadiran utusan DPD ini adalah sinyal kuat kesiapan kita. Rakerwil ini adalah momentum evaluasi dan proyeksi program kerja untuk semester mendatang. Kita ingin memastikan kontribusi BKPRMI tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi lebih nyata dan terukur di daerah," ujar Reza.
Fokus pada Kesejahteraan Asatidz dan FASI di IKN
Salah satu sorotan paling krusial dalam Rakerwil tahun ini adalah komitmen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan para asatidz dan asatidzah. Selama ini, mereka adalah garda terdepan dakwah dan pendidikan di TKA/TPA/TQA, namun sering kali luput dari perhatian kesejahteraan yang lebih memadai.
Selain itu, Rakerwil juga mematangkan persiapan pelaksanaan FASI tingkat provinsi yang rencananya diselenggarakan di IKN pada Akhir November 2026.
Sinergitas lintas lembaga turut mengukuhkan kekuatan BKPRMI dalam mengawal agenda tersebut. Perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kaltim, Muhammad Idris, mendorong kolaborasi dengan semangat back to masjid. Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas pembentukan DPD BKPRMI Kutai Barat dan kedepannya dapat memfasilitasi pembentukan DMI di Kabupaten Kutai Barat.
dan juga Kami mengusulkan agar kegiatan Tabligh Akbar DMI dapat disinergikan dengan pembukaan FASI nanti, sehingga gaung Memakmurkan masjid dan syiar anak sholeh semakin terasa oleh masyarakat," tambah Idris.
Pesan Khusus Kementerian Agama: Jangan Terjebak Administrasi
Membuka Rakerwil secara resmi, Mewakili Kepala Kementerian Agama Propinsi Kalimantan Timur, Alamasyah, S.Ag., menegaskan posisi BKPRMI sebagai mitra strategis Kementerian Agama. Ia memberikan pesan khusus agar pengurus tidak terjebak pada rutinitas administrasi semata.
"BKPRMI adalah garda pembentukan generasi terdepan. Sebagai pemakmur masjid harus sejalan dengan lima cita-cita BKPRMI, yakni Muwahid (pemersatu), Mujahid (pembela kebenaran), Musyadid (Pelurus), Muaddib (Pendidik) dan Mujaddid ((pemelihara iman). Mari kita wujudkan sinergitas ini, jangan hanya sibuk dengan rutinitas, tapi mari bersama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia," tegas Alamsyah.
Rangkaian pembukaan yang diisi dengan pembacaan kalam ilahi oleh Muhammad Ade Al-Jazuli dan Pembaca do'a H. Gusman, S.Ag., opening ceremony ini ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan sidang-sidang untuk mematangkan rumusan rekomendasi dan program kerja organisasi ke depannya.
